3:44 pm - Wednesday June 19, 2013

Dermatitis Eksfoliatif

Advertisement

DERMATITIS EKSFOLIATIF Dermatitis Eksfoliatif

DERMATITIS EKSFOLIATIF

Penyakit Dermatitis Eksfoliatif  atau eritrodemanama juga dikenal sebagai “ the red man” ciri-ciri nya dapat berupa pengelupasan kulit seluruh tubuh, kulit, mata  merah berair dan kaki bengkak .  Dermatitis eksfoliatif berarti terjadi pengelupasan kulit yang hebat pada  hampir seluruh tubuh, pada kulit yang mengelupas bila kulitnya lepas akan tampak kulit yang berwarna merah menyala seluruh tubuh.

Kondisi tersebut tidak semata-mata hanya kalainan kulit saja, namun merupakan kondisi sitemik bahkan dapat menjadi kondisi yang gawat terutama bila kejadiannya mendadak atau akut. Kondisi gawat yang terjadi biasanya penderita disertai demam tinggi, hipoalbumin dan sepsis, serta dehidrasi berat.

Biasanya pasien mengeluh kedinginan dan menggigil, namun badannya panas. Hal ini terjadi akibat pasien kehilangan panas tubuh akibat kulitnya mengelupas hebat, sebagaimana kita ketahui bahwa kulit merupakan organ yang turut mengatur suhu badan. Penderita juga dehidrasi  berat dan karena kehilangan cairan melalui kulitnya yang lepas, demam tinggi dan kurang intake cairan.

Selain itu  juga disertai pembengkakan badan dan kaki bengkak, kondisi ini terjadi   akibat hipoalbumin karena hilangnya protein tubuh akibat pengelupasan kulit dan kurangnya intake protein akibat pasien susah makan.

Penderita dermatitis eksfoliatif  juga rentan infeksi karena hilangnya lapisan  kulit yang  menjadi serpihan akan mengakibatkan kuman mudah masuk, kadang penderita juga sudah masuk  dalam kondisi infeksi berat atau sepsis. Oleh sebab itu penderita dengan kondisi dermatitis eksfoliatif  harus segera mendapatkan pertolongan di rumah sakit untuk memperbaiki kondisi penderita  berupa: rehidrasi cairan, pengembalian protein yang hilang dan pencegahan infeksi, serta penatalaksanaan infeksi maupun penatalaksanaan penyakit yang mendasarinya

Penanganan eritrodema yang kurang tepat dan cepat dapat membahayakan jiwa penderita bahkan dapat menyebabkan kematian.

Berbagai penyebab dermatitis eksfoliatif dapat dilihat di bawah ini:

Obat Penyebab DermatItIS eKSfOlIatIf

Alopurinol

Aminoglikosida

Anti malaria

Amiodaron

Aspirin

Carbamazepin

Captopril

Dapson

Difenildantoin

Obat tbc

Obat herbal

Etetrinat

Fenitoin

Ranitidin

Penisilin

Obat arv

Obat yang mengandung sulfa

Eritroderma tidak semata-mata sakit kulit, namun kondisi sistemik badan penderita turut terlibat. berbagai penyakit yang berhubungan dengan eritoderma  antara lain: psoriasis, dermatitis atopik, alergi obat, limfoma, dermatitis kontak alergi dan pitiriasis rubra pilaris. Obat penyebab alergi obat dengan manifestasi klinis berupa eritroderma antara lain: golongan antibotik penisislin, sulfa, obat anti konvulsi, obat anti nyeri.

Bila ada yang menderita keluhan dan penyakit yang seperti ini segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan. Karena bila di rumah sakit pasien akan segera mendapat pertolongan untuk memperbaiki keadaan umum penderita dan dilakukan pemeriksaan yang lengkap berupa pemeriksaan laboratorium, radiologi dll, sehingga pasien  mendapatkan pengobatan yang tepat baik untuk pengobatan dermatitis eksfoliatif itu sendiri maupun pelacakan dan pengobatan  penyakit yang mendasarinya.

Demikianlah penjelasan tentang Dermatitis Eksfoliatif semoga bermanfaat.

Advertisement

Filed in: Kesehatan

Terimakasih telah membaca Dermatitis Eksfoliatif. Jika anda menyukainya tolong DUKUNG kami dengan membagikan artikel ini ke rekan anda lewat Facebook Like, Twitter dan Google+. Terimakasih

No comments yet.

Leave a Reply